PULAUBAWEAN.com

Informasi Seputar Pulau Bawean

Ngoleleng Bhebiyen Silaturahim Ala Bawean

Ngoleleng Bhebiyen Silaturahim Ala Bawean

Ngoleleng Bebhieyen Silaturahim Ala Bawean. Jika di Kota Gresik mengenal Lebaran Ketupat maka di Pulau Bawean, ada juga tradisi berlebaran yang unik. Namanya Ngoleleng Bhebiyen atau  Keliling Pulau Bawean. Tradisi sudah turun temurun dilakoni oleh warga yang berada sejauh 81 mil laut di Utara Gresik daratan. Hingga kini tradisi Ngoleleng Bebhiyen masih tetap eksis dan berkembang maju. Jika dulu mereka berkeliling Bawean dengan jalan kaki kini mereka cukup  mengendarai sepeda motor atau menumpang mobil bak terbuka.

Tradisi Ngoleleng terlihat ramai pada hari pertama Lebaran, akhir pekan lalu. Saat itu ribuan warga Pulau Bawean berkeliling menaiki sepeda motor, roda empat dan sebagian kecil naik sepeda ontel. Mereka mengawali dari rumahnya masing-masing kemudianberkeliling menyusuri Jalan Lingkar Bawean (JLB). Dalam perjalanan mereka selalu berhenti saat bertemu dengan kerabat, saudara, teman atau orang yang dikenal.

Seperti halnya di Jawa, mereka berhenti untuk bersilaturrahim dan memanfaatkan momen hari raya idul fitri guna meminta maaf. Mereka  berkeliling tidak sendirian, namun bersama keluarga. Setelah berkeliling, mereka mengakhiri Ngoleleng dengan mengunjungi sejumlah tempat wisata seperti Danau Kastoba, penangkaran rusa, Jherat Lanjheng dan lapangan terbang Bawean.

Kudsi Jamil (34) asal Batusendi mengatakan, dia bersilaturrahim ke Tambak, sekaligus untuk menikmati liburan bersama keluarga. Sehingga  memutuskan singgah di lapangan terbang untuk mengetahui situasi dan kondisi hasil pembangunan hingga sekarang. Matrusi asal Balikterus  mengungkapkan, tujuannya sekedar berlibur bersama anak kampung untuk menikmati suasana setelah merayakan hari raya Idul Fitri.

Ngoleleng Pulau Bawean juga dimanfaatkan warga untuk singgah disuatu tempat yang dianggapnya cocok untuk makan bersama keluarga. Dengan perbekalan secukupnya, warga Pulau Bawean menikmati suasana liburan bersama keluarganya. (jan/ris/rdrgrsk/jpnn)

Sumber: Radar Gresik

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

3 Responses

  1. surianto23 Oktober 2012 at 00:09

    saya rindu pulau bawean, saya asal batusendi sekarang tinggal di kalimantan barat pontianak salam silaturahmi selalu buat masyarakat bawean…. semoga semangkin maju selalu untuk bawean dan suksesssss

  2. surianto23 Oktober 2012 at 00:11

    pertahankan budaya bawean…. jangan sampai pudar oleh budaya asing

  3. ujilestari7 Februari 2013 at 15:37

    monggo lw pulau bawean mw dpermak,,tpi jgn hilngkn keasliannya