Budaya Nyalam-nyalam di Bawean

Budaya Nyalam-nyalam di Bawean

Tradisi nyalam-nyalam atau istilahnya berkunjung dari rumah ke rumah pada hari raya idul fitri untuk mengucapkan selamat hari raya dan saling bermaaf-maafan setiap tahunnya di Pulau Bawean masih tetap terjaga kelestariannya. Setiap dusun mempunyai
Sunan Bonang

Sunan Bonang

Tamba ati iku lima sak warnane Maca Qur’an angen-angen sak maknane Kaping pindo, sholat wengi lakonana Kaping telu, wong kang soleh kencanana Kaping papat kudu wetheng ingkang luwe Kaping lima dzikir wengi ingkang suwe
Pulau Noko

Pulau Noko

Berasal dari bahasa apa kata “noko”?. Di dalam kamus Umum Bahasa Indonesia dan dalam Ensiklopedia Indonesia tidak ditemui kata “noko”. Jadi sulitlah untuk memberikan pengertiannya. Di Bawean, “noko” adalah sebuah pulau kecil yang terletak