Biografi Sastrawan Bawean

Diposting Oleh: PULAUBAWEAN.Com

Mochammad Natsir Abrari atau dalam dunia sastra lebih dikenal dengan Sir Baidy Iskak. Sir Baidy Iskak sebagai pengarang daerah yang cukup profesional dan pernah mendapat beberapa penghargaan. Sejak kecil sir Baidy sudah menyukai dunia sastra, utamanya drama dan puisi. Sejak kelas I SMP hingga kelas 2 SMA, Beliau selalu menjuarai pertandingan baca puisi se-Kabupaten Gresik, sehingga menjelang kelas 3 SMA, Beliau sudah tidak diperkenankan mengikuti pertandingan baca puisi lagi.

Pahlawan Dari Bawean

Diposting Oleh: PULAUBAWEAN.Com

Sekitar 120 kilometer sebelah utara kota Pahlawan, Surabaya, tampaklah dari kejauhan sebuah pulau kecil yang luasnya kira kira 50 kilometer persegi. Di pulau ini terdapat tempat yang dianggap keramat, karena di pulau inilah pernah dimakamkan seorang kyai yang sangat sakti dan terkenal di masa itu, yaitu Kyai Bawean. Sehingga tempat yang keramat ini terkenal dengan nama Keramat Bawean.

Tangisan Pulau Bawean

Diposting Oleh: PULAUBAWEAN.Com

Sekarang kita asyik terlarut dalam kesenangan Karena tower-tower HP telah tinggi menjulang Karena akan ada pelabuhan barang Dan karena akan dibangun lapangan terbang Tapi, ditengah kemewahan dan kesenangan Pulau Bawean menangis Karena apa yang kita lakukan Membuang sampah sembarangan Selalu menebang hutan dan membom ikan

16 July 2009

Karena CCTV, Maling Berlian Berhasil Dibekuk

Gresik (beritajatim.com) - Dengan bekal rekaman CCTV Polsek Tambak, Bawean berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), yang terjadi di rumah Abdul Khaliq, Dusun Tambak Tengah, Desa Tambak sekitar pukul 21.30 kemarin.

Dari hasil rekaman kamera CCTV itu diketahui pelaku masuk rumah korban, yang sehari-hari sebagai guru itu, dengan cara membobol atap plafon. Dalam aksinya, pelaku yang dikatahui bernama, Asmat Faisol (35) yang juga tetangga korban itu, berhasil menggondol perhiasan cincin berlian senilai Rp 3 juta, dan uang tunai Rp 10 juta. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tambak.

"Setelah, mendapatkan laporan, kami langsung lakukan olah TKP. Kebetulan rumah korban ada CCTV nya, pelaku berhasil kami tangkap, 03.00 wib dini hari tadi di rumahnya, tanpa ada� peralawanan," kata Kapolsek Tambak, AKP Didik Wahyudi, Rabu (15/7/2009). (ard/eda) [Reporter : Supardi Hardy]
[+/-] Baca Selengkapnya...

10 July 2009

SBY Unggul di Sidoarjao-Gresik

Mega-Pro Menang di TPS Rutan

GRESIK - Hasil penghitungan suara sementara pemilihan presiden (pilpres) kemarin (8/7) pasangan SBY-Boediono menggungguli dua pasangan lain, Mega-Prabowo dan JK-Wiranto. Tim sukses SBY-Boediono, Samwil, memprediksi mendapatkan suara 70 persen pemilih Gresik.

Dalam daftar pemilih tetap (DPT) pilpres, jumlah pemilih mencapai 876.502 orang. Menurut Samwil, kantong-kantong suara pasangan SBY-Boediono tidak jauh berbeda dengan hasil pemilu legislatif (pileg) lalu. "Kantong suara itu ada di wilayah Gresik, Kebomas, Manyar, Bungah, Sidayu, dan Bawean," ujar ketua tim sukses SBY-Boediono yang juga ketua DPC Partai Demokrat Gresik itu.

Ketua tim pemenangan pasangan Mega-Pro, Hadi Kusuno, merujuk pada data yang didapat tim Mega-Pro di lapangan, mengatakan bahwa jagonya rata-rata menempati posisi kedua. Di Kecamatan Menganti, misalnya, Mega-Pro meraih sekitar 20 ribu suara, sedangkan SBY-Budiono 31 ribu suara. "Rata-rata kami hanya meraih sekitar 30 persen suara," terangnya.

Dia juga memprediksi bahwa pasangan Mega-Pro tidak akan terlempar dari urutan dua. Menurut dia, finis di urutan kedua merupakan target realistis yang telah dicanangkan timnya. "Kami memang menargetkan finis di urutan kedua dengan perbedaan perolehan suara yang tidak terlalu jauh," tandas Hadi.

Sementara itu, hasil penghitungan sementara tim JK-Win tidak menggembirakan. Sebab, pasangan yang diusung Partai Golkar dan Haruna itu menempati urutan ketiga. "Persis dengan hasil quick count nasional. Persentasenya di bawah 10 persen dari 7 kecamatan yang masuk," ujar Ketua Tim Sukses JK-Win, Nurhamim.

Dia mengatakan, beberapa kantong suara di Gresik secara signifikan gagal menyumbang suara untuk JK-Wiranto. Hamim lalu menunjuk wilayah Balongpanggang dan Kota, yang meliputi Kecamatan Gresik, Manyar, dan Kebomas. "Meleset semua. Bahkan, di tiap TPS perbandingannya sangat jauh," lanjut Hamim.

Di sejumlah TPS di Desa Pedagangan, Kecamatan Wringinanom, misalnya, JK-Win hanya meraih 381 suara. Sedangkan pasangan SBY-Budiono meraih suara tiga kali lipatnya, yakni sekitar 1.000 suara. "Rata-rata perbandingan di setiap TPS seperti itu," tuturnya.

Nur Hamim mengatakan, perolehan tersebut jauh dari bayangan sebelumnya. Sebab, timnya memprediksi JK-Win mampu meraih sedikitnya 20 persen suara dan finis di urutan kedua di bawah SBY. "Ternyata koalisi yang kami bangun belum cukup untuk mendongkrak perolehan suara," jelasnya.

Pantauan Jawa Pos di sejumlah TPS, pasangan SBY-Boediono menang telak di TPS 7 dan 8 di Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik. Dua TPS tersebut berada dalam kompleks rumah dinas PT Petrokimia Gresik.

Di TPS 7 dari 233 pemilih sah, Mega-Pro dapat 24 suara, SBY-Boediono 180 suara, dan JK-Win 29 suara.

Di TPS 8, dari 390 pemilih yang terdaftar, 209 di antaranya mencontreng SBY-Boediono. Sementara itu hasil penghitungan suara di perumahan Semen Gresik, di Kelurahan Segunting, Kecamatan Kebomas, SBY-Boediono mengantongi 368 suara dari 465 pemilih. Sisanya, kubu Mega-Pro memperoleh 62 dan JK-Win mendapatkan 35 suara. Lalu, di TPS 2 Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Mega-Pro meraih 21 suara, SBY-Boediono 306 suara, dan JK-Wiranto 50 suara.

Sementara di TPS 10 Kompleks Rumah Tahanan (rutan) Cerme, di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, kubu Mega-Promenang. Pemilih yang seluruhnya tahanan itu tercatat mencapai 132 orang. Mega-Pro mendapatkan 80 suara, SBY-Boediono memperoleh 46 suara, dan JK-Win 6 suara.

Di Sidoarjo, pasangan SBY-Boediono juga unggul. Ketua Partai Demokrat DPC Sidoarjo Sarto menyatakan, sejak sore kemarin dirinya telah men­data perolehan suara dari sedikitnya tujuh kecamatan. Yakni, Buduran, Porong, Sedati, Waru, Wonoayu, Tanggulangin, dan Jabon. "Kami masih menunggu laporan dari saksi lain," tutur­nya.

Sarto optimistis jagonya terus unggul hingga perhitungan suara akhir nanti. Dia memperkirakan laporan saksi yang belum masuk itu justru membawa banyak suara untuk pasangan capres SBY-Boediono. "Sebab, yang belum melapor justru kecamatan yang dipastikan suaranya gemuk," tam­bahnya. (dim/yad/nuq/riq/ib) [Sumber: Jawa Pos]
[+/-] Baca Selengkapnya...

PT Kurangi Vonis Zaenal Setahun

GRESIK - Terpidana korupsi reklamasi Pantai Sangkapura Zaenal Arifin bisa sedikit bernapas lega. Sebab, Pengadilan Tinggi (PT) Jatim mengurangi hukumannya menjadi setahun. Mantan Kepala Bidang (Kabid) Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Gresik itu divonis majelis Pengadilan Negeri (PN) Gresik dengan hukuman dua tahun penjara.

Selain itu, majelis hakim PT Jatim Haryoto, Nur Wahyuni, dan Suparno memutuskan terpidana harus membayar denda Rp 50 juta subsider 2 bulan. Terpidana juga harus mengganti kerugian negara Rp 10 juta dari total kerugian negara Rp 361.483.795 sesuai audit BPKP Jawa Timur.

Kemarin (7/7) salinan putusan PT Jatim diterima PN Gresik. Atas putusan PT Jatim tersebut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menyatakan kasasi. "Kami akan lakukan kasasi," kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Rustiningsih.

Petikan putusan terpidana korupsi proyek reklamasi pantai di Bawean senilai Rp 1,2 miliar itu menimbulkan kontroversi di kalangan kejaksaan. Sebab, petikan salinan kali pertama yang diterima jaksa menyebutkan, PT Jatim menguatkan putusan PN Gresik. Belakangan petikan putusan diralat dan diterima kejaksaan pada 7 Juli 2009. Isinya, mengurangi masa hukuman Zaenal selama setahun.

"Eh, ternyata dianulir. Kami dikirimi lagi, katanya salah ketik," ujar seorang jaksa yang enggan disebutkan identitasnya.

Humas PN Gresik Muhammad Hasyim yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, dirinya tidak tahu kalau ada pengiriman petikan salinan putusan banding Zainal Arifin yang berbeda.

Putusan yang diterima PN Gresik adalah majelis hakim menerima sebagian banding terpidana. Yaitu, mengurangi hukuman selama setahun dari dua tahun yang diputus majelis PN Gresik. "Memang itu putusan bandingnya. Kalau sampai ada pengiriman petikan dua kali, kami tidak tahu," ujarnya.

Sementara itu, M. Shofiyul Umam, kuasa hukum terpidana, mengatakan memang mendapat informasi adanya pengurangan masa kurungan kliennya. Namun, sampai sekarang dia belum mendapat salinan amar putusan banding tersebut.

Seperti diberitakan, terpidana korupsi Zaenal Arifin dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh majelis hakim PN Gresik pada 23 April lalu. (yad/ib) [Sumber: Jawa Pos]
[+/-] Baca Selengkapnya...

03 July 2009

Rawan! Polwiltabes Waspadai TPS Pulau Bawean


Surabaya (beritajatim.com) - Menghadapi Pemilu Presiden yang akan digelar 8 Juli nanti Polwiltabes akan menurunkan sebanyak 2/3 kekuatan atau sekitar 4200 personil.

Polisi tersebut akan mengamankan TPS di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo dengan perbandingan 1 polisi mengamankan 4 TPS di masing-masing wilayah.

"Tidak ada TPS yang rawan artinya semuanya masih aman. Namun ada sejumlah TPS di Tambak dan Sangkapura Bawean tersebut," kata Kombes Pol Ronny F Sompie, Jumat (03/07/2009).

Dijelaskannya Polwiltabes akan meminta bantuan dari Polisi perairan untuk mengirimkan sejumlah TPS di pulau Bawean.

"Agar Pilpres aman, semua informasi terkait pilpres akan diantisipasi termasuk persoalan DPT," imbuhnya

Dijelaskannya besok Polwiltabes akan mengadakan apel untuk mengamankan sejumlah TPS di Surabaya,Sidoarjo dan Gresik.[ted] [Reporter : Fakhrurrozi]
[+/-] Baca Selengkapnya...
English French German Spain Dutch Arabic Chinese Simplified

Runner Up MTQ Kab. Gresik

Mohammad Sirajuddin (siraj) Siwa SDN Patar Selamat 3 ini berhasil menjadi juara 1 lomba MTQ tingkat kecamatan untuk yang ke-tiga kalinya sehingga secara otomatis menjadi wakil untuk mengikuti lomba tingkat kabupaten. [+/-]

Antara Surakarta - Bawean

KIsah berikut ini dikutip dari cerita K.H.R. Abdurrachman, Sangkapura. Pada tahun 1720-1747 Pulau Bawean berada di bawah pemerintahan yang dipimpin oleh pangeran Purbonegoro, yaitu keturunan kelima dari Syeh Maulana Umar Mas'ud. [+/-]

Peresmian PBTI Singapura

Jam 5 sore waktu Singapura,mobil jemputan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura berangkat dari City Plaza tempat berkumpul Kami dari sebagian Pelaut Bawean. [+/-]

Bocah disunat "Malaikat"

Kejadian ini menimpa Mohammad Sholeh bocah yang masih berumur 4,5 tahun, warga dusun Patar desa Patarselamat, kecamatan Sangkapura, Bawean Jum'at (26/6/2009) pukul 09.00 wib pagi. [+/-]

TRAFFIC SITUS

 

BAWEAN BANJIR

BAWEAN MENANGIS

Nyanyian Putra Bawean

E-mail: admin@pulaubawean.com | Template oleh NdyTeeN